UPERTIS Resmi Buka Prodi Magister Farmasi (S2), Tonggak Baru Pendidikan Farmasi di Sumatera Barat dan Jambi

Bersama Kepala LLDIKTI X

Padang – Universitas Perintis Indonesia kembali menegaskan komitmennya sebagai institusi pendidikan tinggi yang visioner dan adaptif terhadap perkembangan ilmu pengetahuan dengan resmi memperoleh Surat Keputusan (SK) Izin Pembukaan Program Studi Magister Farmasi (S2). Kehadiran program studi ini menjadi momentum strategis, tidak hanya bagi Universitas Perintis Indonesia, tetapi juga bagi kemajuan pendidikan farmasi di regional Sumatera Barat dan Jambi.

Penyerahan SK izin pembukaan tersebut dilaksanakan pada Kamis, 8 Januari 2026, di Aula Gedung LLDIKTI Wilayah X (Sumatera Barat dan Jambi), dalam seremoni resmi yang dihadiri oleh pimpinan perguruan tinggi penerima izin program studi baru. Mewakili Universitas Perintis Indonesia hadir Rektor Dr. Yaslina, M.Kep., Ns., Sp.Kep.Kom, bersama dr. Hj. Irayanti Rafki, Sp.M mewakiliYayasan Perintis Padang, Dr. apt. Zulkarni R, S.Si., M.M. selaku Dekan Fakultas Farmasi, Dr. apt. Farida Rahim, S.Si., M.Farm mewakili Prodi S2 Magister Farmasi dan Nurhamidah, M.Biomed selaku Ketua P3TS, sebagai representasi kuat sinergi kelembagaan dalam mendorong penguatan pendidikan tinggi berbasis keunggulan akademik.

SK izin pembukaan Program Studi Magister Farmasi (S2) Universitas Perintis Indonesia secara langsung diserahkan oleh Kepala LLDIKTI Wilayah X, Dr. Afdalisma, S.H., M.Pd. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan apresiasi atas lahirnya program studi ini sekaligus menegaskan posisi strategis Universitas Perintis Indonesia sebagai Perguruan Tinggi Swasta pertama di wilayah Sumatera Barat dan Jambi yang membuka Program Studi Magister Farmasi.

Pencapaian tersebut menjadi penanda penting bahwa Universitas Perintis Indonesia telah menunjukkan kesiapan akademik, tata kelola institusi, sumber daya dosen, serta infrastruktur pendidikan yang memadai untuk menyelenggarakan pendidikan farmasi pada jenjang magister. Lebih dari itu, hadirnya Program Studi Magister Farmasi diharapkan mampu menjadi katalisator lahirnya inovasi, riset unggulan, dan pengembangan keilmuan farmasi yang relevan dengan tantangan dunia kesehatan modern.

Kepala LLDIKTI Wilayah X juga berharap agar Program Studi Magister Farmasi ini segera menjalankan proses akademik secara optimal, membangun budaya mutu yang berkelanjutan, serta menargetkan pencapaian Akreditasi Unggul sebagai standar mutu pendidikan tinggi yang kompetitif di tingkat nasional.

Sementara itu, Rektor Universitas Perintis Indonesia, Dr. Yaslina, M.Kep., Ns., Sp.Kep.Kom, menyampaikan penghargaan yang tinggi kepada LLDIKTI Wilayah X beserta seluruh jajaran atas dukungan, arahan, dan pendampingan yang diberikan sepanjang proses pengusulan izin pembukaan program studi.

Menurut beliau, pembukaan Program Studi Magister Farmasi merupakan bagian dari strategi besar Universitas Perintis Indonesia dalam memperluas akses pendidikan tinggi berkualitas, memperkuat ekosistem riset, dan melahirkan sumber daya manusia farmasi yang unggul, inovatif, serta memiliki daya saing global.

Dengan dibukanya Program Studi Magister Farmasi (S2), Universitas Perintis Indonesia kini semakin memperkokoh posisinya sebagai salah satu pusat pengembangan pendidikan kesehatan dan farmasi yang progresif di Indonesia. Langkah ini sekaligus menjadi wujud nyata kontribusi institusi dalam menyiapkan generasi profesional farmasi masa depan yang mampu menjawab kebutuhan layanan kesehatan, industri farmasi, penelitian, dan kebijakan kefarmasian berbasis ilmu pengetahuan serta inovasi berkelanjutan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

id_IDBahasa Indonesia
WeCreativez WhatsApp Support
Our customer support team is here to answer your questions. Ask us anything!
👋 Hi, how can I help?